Press "Enter" to skip to content
Wakil Wali Kota Denpasar membuka Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas dengan pemukulan gong di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis (19/2).

Utsawa Dharma Gita Disabilitas Meriahkan HUT ke-238 Kota Denpasar, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

HinduChannel.tv – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial kembali menyelenggarakan Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis (19/2).

Mengusung tema “Widya Guna Sudha Paripurna”, acara dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua K3S Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya kegiatan.

Agenda ini menjadi ruang partisipasi bagi penyandang disabilitas untuk mengekspresikan kemampuan di bidang seni, budaya, dan keagamaan. Selain memeriahkan hari jadi kota, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang inklusif dan setara.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi kepada panitia, lembaga pendidikan, organisasi penyandang disabilitas, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Utsawa Dharma Gita tidak hanya menjadi ajang perlombaan dan pelestarian seni tradisi Bali, tetapi juga sarana memperkuat nilai kesetaraan di tengah masyarakat.

“Kami percaya bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menunjukkan kemampuan dan dedikasi. Melalui kegiatan ini, kita menyaksikan bahwa semangat, ketulusan, dan kekuatan jiwa para peserta merupakan inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga nilai kebersamaan, empati, dan saling menghargai,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat semakin menumbuhkan kecintaan terhadap Dharma Gita sekaligus mempererat semangat toleransi dan kebersamaan dalam kehidupan sosial di Kota Denpasar.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Denpasar, A.A Ayu Diah Kurniawati, didampingi perwakilan penyandang disabilitas Kota Denpasar, Gusti Ayu Arini, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitas penyandang disabilitas dalam seni dan budaya Bali.

Menurutnya, selain memperkuat kecintaan terhadap seni Dharma Gita sebagai bagian dari tradisi spiritual Hindu Bali, kegiatan ini juga menegaskan komitmen Denpasar sebagai kota ramah disabilitas yang menjunjung nilai kesetaraan dan kemanusiaan.

Berlangsung selama satu hari, acara diisi dengan berbagai perlombaan. Lomba macepat kategori remaja diikuti tujuh peserta dari SLB Negeri 1 Denpasar dan SLB Negeri 3 Denpasar. Sementara itu, lomba macepat kategori dewasa diikuti sepuluh peserta dari DPC Pertuni Kota Denpasar dan DPC HWDI Kota Denpasar.

“Acara ini dapat terselenggara dengan baik berkat dukungan seluruh pihak yang telah membantu. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap semangat inklusivitas terus tumbuh, sekaligus memperkuat posisi Denpasar sebagai kota yang menghargai keberagaman dan memberikan ruang setara bagi seluruh warganya.

Bermanfaat, share yuk: